Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 3.3
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN
MODUL 3.3
“Pengelolaan Program Yang Berdampak
Positif Pada Murid"
NAWIR,
S.Pd
CGP Ang. 9 Kabupaten Mamasa
SDN 005 Mambi
Assalamualaikum Wr, Wb.
Salam dan bahagia bapak ibu guru hebat, Berjumpa lagi dengan
saya Nawir, dari SDN 005 Mambi. Saya tergabung pada CGP Ang. 9 Kabupaten Mamasa
Provinsi Sulawesi Barat. Setelah mengikuti pembelajaran pada modul 3.3 tentang
Pengelolaan Program Yang Berdampak Positif pada Murid, saya sebagai peserta
Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Mamasa ingin membagikan pengalaman
saya selama 2 minggu ini.
Pada penulisan refleksi dwi mingguan kali ini tentang Modul
3.3 Pengelolaan Program Yang Berdampak Positif Bagi Murid, saya
menuliskan jurnal dengan model 4F (Facts, Feelings, Findings, Future). Model
ini dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway. Ada empat bagian yang akan saya
tuliskan dalam refleksi ini sebagai berikut :
1. Fact (Peristiwa)
Modul 3.3 merupakan modul terakhir dari kegiatan pendidikan
dan pelatihan calon guru penggerak Angkatan 9 ini. Sama seperti modul
sebelumnya, kegiatan pembelajaran pada materi modul 3.3 ini juga dilakukan
dalam waktu dua minggu. Kegiatan ini dimulai pada tanggal 01 Maret 2024. Modul
3.3 berisikan materi tentang menyusun sebuah program yang berdampak positif
pada murid, cara menumbuhkan student agency (kepemimpinan murid) dengan suara
(voice), pilihan (choice), dan kepemilikan (ownership) murid, lingkungan yang
mendukung tumbuh kembang kepemimpinan murid, serta pentingnya melibatkan
komunitas untuk mendukung tumbuhnya kepemimpinan murid. Setelah mempelajari
modul ini saya berusaha untuk mempelajari, memahami dan melaksanakan materi
modul 3.3 ini dengan maksimal dan berusaha memberikan yang terbaik.. Meskipun
demikian dalam 3.3 ini masih terdapat beberapa materi masih belum saya mengerti
dan pahami, terutama tentang lingkungan yang mendukung tumbuh kembangnya murid
di sekolah saya.
Pada saat ruang kolaborasi, saya berusaha mendengarkan
dengan focus dan berusaha untuk menggali informasi dengan fasilitator yaitu
bapak Makmur, SE, M.Pd. serta dengan teman-teman CGP lainnya dengan tanya
jawab. Saat sesi ruang kolaborasi kedua, kami dibagi menjadi tiga
kelompok dan diminta untuk membuat sebuah program yang berdampak pada murid.
Program yang direncanakan ini juga melihat aset yang dimiliki oleh sekolah
serta mampu menumbuhkan kepemimpinan murid dengan melibatkan suara, pilihan,
dan kepemilikian. Saya satu kelompok dengan CGP yaitu Ibu Sirnawati, Bapak Seprianus,
S.Pd dan Bapak Malsuder. Saat masuk alur demonstrasi kontekstual, kami diminta
untuk membuat sebuah program secara individu. Program ini nantinya yang akan
dipraktikkan dalam aksi nyata di akhir modul 3.3.
Hambatan yang saya alami dalam mempelajari modul 3.3 ini
antara lain, saya masih belum memahami materi. Namun setelah mendapatkan
penguatan dari fasilitator dan instruktur, saya dapat memahami materi tersebut
dengan baik. Selain itu, saya juga berdiskusi dengan rekan-rekan CGP Angkatan 9
yang untuk memperkuat pengetahuan saya mengenai materi di modul 3.3 ini.
2. Feelings (Perasaan)
Saya merasa sangat bahagia dan antusias serta bersemangat
ketika mengikuti pembelajaran dalam modul ini. Selain materinya yang sangat
menarik dan menantang, modul ini juga merupakan modul terakhir yang harus saya
pelajari. Artinya, saya harus bersiap untuk mengimplementasikannya di kelas
atau di sekolah saya. Selain itu, saya juga merasa senang karena banyak
ilmu-ilmu dan pengetahuan baru yang saya peroleh selama mengikuti kegiatan PGP
ini.
Saya juga merasa senang dan tertarik ketika
pertanyaan-pertanyaan yang muncul dibenak saya dan saya merefeksikan pada
bagian mulai dari diri dapat terjawab dengan baik dan jelas. Ada hal menarik
yang terjadi pada pembelajaran di modul ini, yaitu saat saya harus
menyelesaikan tugas demonstrasi kontekstual. Dalam tugas ini, CGP diminta untuk
membuat sebuah program secara mandiri. Program yang saya buat yaitu Pojok
Literasi. Perasaan senang sekali ketika saya dapat merancang sebuah program dan
melibatkan murid didalamnya.
3. Findings (Pembelajaran)
Pembelajaran yang saya dapatkan setelah mempelajari modul
ini sebagai berikut, yaitu pada saat saya menyusun sebuah program sebaiknya
kita melihat aset/kekuatan yang dimiliki oleh sekolah. Pentingnya melibatkan
murid sebagai mitra dalam penyusunan, baik pada saat murid memberikan suara,
pilihan dan kepemilikan dalam pelaksanaan, dan evaluasi program, baik dapat
dilibatkan dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berpendapat (suara)
dan menentukan pilihannya sehingga mereka akan merasa memiliki dan merasakan
manfaat dari program yang akan dikembangkan.
Yang perlu dikembangkan oleh guru di sekolah adalah
pentingnya menciptakan lingkungan yang positif dalam menumbuhkan student agency.
Pentingnya dukungan dari semua pihak/komunitas dalam menumbuhkan kepemimpinan
murid. Prakarsa perubahan yang akan dilakukan dapat menggunakan Tahapan BAGJA
dengan menambahkan unsur suara, pilihan, dan kepemilikan murid.
Dalam proses pembelajaran modul ini, tentunya saya juga
memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru. Pengalaman saya dalam merancang
sebuah program yang melibatkan murid dan mengimplementasikannya dengan tahapan
BAGJA merupakan hal baru bagi saya. Modul 3.3 ini dalam menjadikan murid
sebagai Student Agency.
4. Future (Penerapan)
Dalam modul ini saya ingin dapat melaksanakan program yang
telah saya rancang dengan murid tersebut. Harapannya program ini dapat
menumbuhkan kepemimpinan murid dan mewujudkan karakter profil pelajar pancasila.
Dan saya juga akan menyebarkan pengetahuan dan pengalaman saya dalam menyusun
program yang berdampak positif pada murid ini pada rekan-rekan sejawat.
Bergerak, Tergerak , Menggerakkan
Wassalamualaykum wr wb.
Komentar
Posting Komentar