Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 3.1
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN
MODUL 3.1
“Pengambilan Keputusan Berbasis
Nilai-nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin"
NAWIR,
S.Pd
CGP Ang. 9 Kabupaten Mamasa
SDN 005 Mambi
"Assalamu'alaikum Wr. Wb
Jumpa Lagi dengan saya.
Saya peserta CGP Angkatan 9 dari Kabupaten Mamasa,
saya ingin berbagi pengalaman hasil refleksi saya terkait modul 3.1 yang
berjudul "Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-nilai Kebajikan sebagai
Pemimpin". Saya masih menggunakan pendekatan refleksi 4F/4P dalam
mengevaluasi pemahaman dan penerapan konsep dari modul ini. Berikut adalah
gambaran hasil refleksi saya berdasarkan model 4F/4P. yuk kita simak bersama.
1. Facts/Peristiwa
Modul 3.1 dimulai dengan Pre Test pada tanggal 02 Pebruari
2024. Setelah menyelesaikan Pre Test, langkah selanjutnya adalah memasuki alur
MERDEKA. Alur pertama dimulai seiring dengan Pre Test. Pada tahap ini, saya
merespons pertanyaan dengan mengomentari mengenai apa yang memicu pemahaman saya
mengenai kutipan dari Bapak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek, dan
Teknologi mengenai tanggung jawab kepemimpinan. Kemudian, di alur MERDEKA,
langkah selanjutnya adalah mengeksplorasi konsep. Tahap eksplorasi konsep
terdiri dari dua kegiatan. Pertama, saya mengeksplorasi pengetahuan sendiri
melalui membaca, memberikan komentar, menjawab pertanyaan, dan menganalisis
kasus seputar 4 paradigma, 3 prinsip, dan 9 langkah dalam pengambilan dan
pengujian keputusan.
Selanjutnya, di alur ruang kolaborasi pertama, saya
memperoleh pemahaman dan pengetahuan lebih lanjut tentang pengambilan keputusan
dari fasilitator. Fasilitator juga memandu saya dan rekan CGP lainnya dalam
menganalisis sebuah kasus dilema etika yang saya alami bersama tiga rekan
lainnya. Kami bersama-sama menyusun hasil analisis ini untuk dipresentasikan di
pertemuan berikutnya. Pada ruang kolaborasi kedua, kami bersama-sama
mempresentasikan hasil diskusi. Tugas saya dalam kegiatan ini adalah menjawab
pertanyaan dan memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi kelompok lain.
Langkah berikutnya adalah demonstrasi kontekstual, di mana
saya membuat wawancara dengan 2 kepala sekolah mengenai pengambilan keputusan.
Hasil wawancara ini saya analisis dan buat laporan.
Langkah terakhir adalah tahap Elaborasi Pemahaman dari
narasumber instruktur Christian Puguh Sulistyo. Di tahap ini, saya mendapatkan
pengetahuan yang lebih mendalam tentang pengambilan keputusan, dipandu oleh
instruktur pada tahap 2. Kegiatan selanjutnya adalah menghubungkan antar
materi. Saya membuat koneksi antar materi yang telah dipelajari mulai dari
modul 1 hingga modul 3.1 melalui menjawab 14 pertanyaan. Kegiatan terakhir
adalah aksi nyata, di mana saya merancang sebuah tindakan berdasarkan 4
paradigma, 3 prinsip, dan 9 langkah dalam pengambilan dan pengujian keputusan
pada modul 3.1. Tindakan ini mencakup desiminasi dan membantu dalam memecahkan
masalah dengan membuat keputusan berdasarkan konsep tersebut.
2. Feelings/Perasaan
Saat belajar modul 3.1, saya mengalami campuran perasaan
senang, tertantang, dan penasaran. Saya senang karena mendapatkan pengetahuan
dan keterampilan dalam menganalisis kasus serta membuat keputusan terkait
masalah yang dihadapi. Rasa penasaran muncul karena biasanya saya membuat
keputusan tanpa mengikuti langkah-langkah pengambilan dan pengujian keputusan
sebanyak 9 langkah. Selain itu, saya juga merasa tertantang untuk menerapkan praktik
yang baik sehubungan dengan modul 3.1 ini.
3. Findings/Pembelajaran
Saya mendapat manfaat berharga dari modul ini terkait dengan
4 paradigma, 3 prinsip, dan 9 langkah dalam proses pengambilan dan pengujian
keputusan. Modul ini mengajarkan bahwa pengambilan keputusan haruslah
berdasarkan pada nilai-nilai kebajikan, membawa dampak positif, dan selalu
melakukan analisis untuk menentukan apakah suatu masalah tergolong dalam dilema
etika atau bujukan moral.
4. Future/Penerapan
Sebagai pemimpin pembelajaran di masa depan, saya
berkomitmen untuk melakukan diseminasi mengenai modul ini di sekolah kepada
kepala sekolah dan dewan guru. Selain itu, saya akan mengaplikasikan 9 langkah
pengambilan keputusan, mempertimbangkan paradigma dan prinsip yang relevan
dalam menanggapi situasi tertentu.
Salam Hormat,
Komentar
Posting Komentar