Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 2.1
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN
MODUL 2.1
“PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI”
Nama : NAWIR, S.Pd
Calon Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten
Mamasa.
Asal Sekolah SDN 005 Mambi
Assalamualaikum,
Berjumpa lagi dengan saya,
kesempatan kali ini saya ingin menuliskan jurnal refleksi dwi mingguan saya di
modul 2.1 mengenai Pembelajaran Berdiferensiasi. Dalam refleksi dwi mingguan
ini, saya masih setia menggunakan 4F
yaitu Facts, Feelings, Findings, Future, dan Fact. Yuk kita simak
bersama.
Fact (Fakta)
Pembelajaran modul 2.1 ini dimulai
pada tanggal 20 Oktober 2023 dengan kegiatan pretest . Pada awal modul 2.1 di
bagian mulai dari diri saya membuat refleksi diri kondisi kelas yang saya ajar
saat ini, saya diminta menjelaskan tantangan-tantangan yang dihadapi dalam
proses pembelajaran di kelas serta tindakan-tindakan yang dilakukan untuk
mengatasi tantangan tersebut.
Pada tahap eksplorasi konsep, saya
membuat diagram frayer mengenai apa yang saya pahami tentang
pembelajaran berdiferensiasi.
Diagram tersebut saya muat di berbagai sumber. Diantaranya kompasiana, link
Diagram Frayer.
Dalam ruang kolaborasi yang dipandu
oleh Bapak MAKMUR S.E,M.Pd selaku fasilitator, dan saya masih setia bersama 3
orang rekan CGP lainnya yakni Bapak Malsuder, Ibu Sirnawati dan Bapak Seprianus ungtuk menganalisis kasus
tingkat SMA.
Dalam Demonstrasi kontekstual, saya
membuat RPP pembelajaran berdiferensiasi di Mapel matematika. Dalam menyusun
koneksi antar materi, saya menemukan semua materi yang telah dipelajari dari
modul 1.1 sampai 2.1 sangat berkaitan dengan keberpihakan proses pendidikan
kepada murid. Aksi nyata yang sudah saya lakukan adalah pembelajaran
berdiferensiasi di kelas VI dalam pelajaran Kubus dan Balok.
Feelings (Perasaan)
Saya bersyukur mendapat ilmu baru
yang sangat luar biasa berpengaruh terhadap eksistensi saya menjalani profesi
sebagai guru. Modul 2.1 memang memberikan saya banyak ilmu mengenai
Pembelajaran Berdiferensiasi. Di modul ini, saya mendapatkan hal yang luar
biasa terkait ilmu-ilmu baru yang memacu saya lebih bersemangat dalam
mengimplementasikan semua yang saya dapatkan. Forum diskusi selama sesi ruang
kolaborasi dan elaborasi membuat saya semakin paham mengenai implementasi pembelajaran
berdiferensiasi. Saya harap dengan mempelajari semua modul dan mengaplikasikannya,
saya dapat konsisten menjalankan pembelajaran yang berpihak pada murid.
Findings (Pembelajaran)
Pembelajaran berdiferensiasi
merupakan usaha guru untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk
memenuhi kebutuhan belajar individu murid. Menurut Tomlinson (1999:14) dalam
kelas yang mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi, seorang guru
melakukan upaya yang konsisten untuk merespon kebutuhan belajar murid.
Dalam mewujudkan pembelajaran
berdiferensiasi, maka guru harus memiliki pertimbangan yang masuk akal,
seperti tujuan pembelajaran yang
didefinisikan secara jelas, bagaimana guru menanggapi atau merespon kebutuhan
belajar muridnya, lingkungan belajar yang "mengundang' murid untuk
belajar, manajemen kelas yang efektif serta penilaian berkelanjutan.


Ada 3 aspek yang mengkategorikan
kebutuhan murid, yakni kesiapan belajar, minat dan profil belajar.
Kesiapan belajar adalah adalah
kapasitas untuk mempelajari materi, konsep, atau keterampilan baru.Minat adalah
suatu keadaan mental yang menghasilkan respons terarah kepada suatu situasi
atau objek tertentu yang menyenangkan dan memberikan kepuasan diri.Profil
Belajar mengacu pada cara-cara bagaimana kita sebagai individu paling baik
belajar.
Strategi diferensiasi ada 3, yakni
diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk.Diferensiasi
konten saya mengacu pada pemetaan kebutuhan murid. Guru menyajikan beragam
media pembelajaran sesuai dengan kebutuhan murid. Diferensiasi proses mengacu
pada bagaimana jalannya sebuah pembelajaran berdasarkan gaya belajar. Diferensiasi
produk mengacu pada produk yang dihasilkan sebagai unjuk kerja sesuai dengan
kemampuan murid.
Future (Penerapan)
Setelah mempelajari modul ini, saya
akan melakukan tes diagnostik baik dengan kuisioner, membaca data yang sudah
ada atau wawancara dalam memetakan kebutuhan murid saya di kelas. Saya juga
akan merencanakan dan mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi. Saya
akan sering berkolaborasi dengan rekan sejawat yang sudah berpengalaman dalam
melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi. Selanjutnya saya ingin mengimbaskan
praktik baik saya agar keberpihakan pada murid terlaksana di sekolah saya.
Komentar
Posting Komentar